<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pahitnya Jakarta, Manisnya Semarang</title>
	<atom:link href="http://therrysays.com/2007/12/pahitnya-jakarta-manisnya-semarang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://therrysays.com/2007/12/pahitnya-jakarta-manisnya-semarang/</link>
	<description>"We are all manufacturers. Making good, making trouble, or making excuses." HV Adolt</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Mar 2010 03:41:52 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Senol</title>
		<link>http://therrysays.com/2007/12/pahitnya-jakarta-manisnya-semarang/comment-page-1/#comment-2138</link>
		<dc:creator>Senol</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 11:14:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://therrysays.com/2007/12/26/pahitnya-jakarta-manisnya-semarang/#comment-2138</guid>
		<description>Sebenarnya dimana-mana kalau ibukota jauh beda dengan kota2 lain. Kebanyakan Ibukota biasanya penuh dengan kesibukan, kejauhan, kekotoran, ketidakramahan dll..Sedangkan kalau kota2 kecil adalah kota2 yang lebih nyaman, sepi, penuh dengan orang2 ramah dan baik. karena kalau kota2 besat seperti jakarta banyak orang dari kota2 lain dari negera2 lain..kebanyakan stress karena kesusahan kehidupan di kota besar..kalau orang stres susah menjadi ramah.

wassalam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya dimana-mana kalau ibukota jauh beda dengan kota2 lain. Kebanyakan Ibukota biasanya penuh dengan kesibukan, kejauhan, kekotoran, ketidakramahan dll..Sedangkan kalau kota2 kecil adalah kota2 yang lebih nyaman, sepi, penuh dengan orang2 ramah dan baik. karena kalau kota2 besat seperti jakarta banyak orang dari kota2 lain dari negera2 lain..kebanyakan stress karena kesusahan kehidupan di kota besar..kalau orang stres susah menjadi ramah.</p>
<p>wassalam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Therry</title>
		<link>http://therrysays.com/2007/12/pahitnya-jakarta-manisnya-semarang/comment-page-1/#comment-370</link>
		<dc:creator>Therry</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2008 03:15:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://therrysays.com/2007/12/26/pahitnya-jakarta-manisnya-semarang/#comment-370</guid>
		<description>@Ika:&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yup, betul bgt, keqnya di daerah2 itu orang bisa menikmati hidup tanpa harus terobsesi dengan uang, tidak seperti orang-orang Jakarta.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saya waktu ke Semarang sempet main ke Semarang Atas dan Salatiga ... udaranya benar2 bersih dan enak ... mau pulang juga rasanya enggan :D&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;@Elyani:&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yang membuat aku bingung ... orang-orang Jakarta itu kan asalnya dari daerah juga ya kan?? Lalu kenapa begitu mereka tiba di Jakarta, kesopanan dan keramahtamahan itu semua mendadak hilang ya?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Apa karena kehidupan di Jakarta yang kelewat keras, dan orang-orangnya yang rata-rata egois, sehingga mau nggak mau jadi ikut terbawa arus?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Ika:</p>
<p>Yup, betul bgt, keqnya di daerah2 itu orang bisa menikmati hidup tanpa harus terobsesi dengan uang, tidak seperti orang-orang Jakarta.</p>
<p>Saya waktu ke Semarang sempet main ke Semarang Atas dan Salatiga &#8230; udaranya benar2 bersih dan enak &#8230; mau pulang juga rasanya enggan <img src='http://therrysays.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>@Elyani:</p>
<p>Yang membuat aku bingung &#8230; orang-orang Jakarta itu kan asalnya dari daerah juga ya kan?? Lalu kenapa begitu mereka tiba di Jakarta, kesopanan dan keramahtamahan itu semua mendadak hilang ya?</p>
<p>Apa karena kehidupan di Jakarta yang kelewat keras, dan orang-orangnya yang rata-rata egois, sehingga mau nggak mau jadi ikut terbawa arus?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Elyani</title>
		<link>http://therrysays.com/2007/12/pahitnya-jakarta-manisnya-semarang/comment-page-1/#comment-369</link>
		<dc:creator>Elyani</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2008 02:40:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://therrysays.com/2007/12/26/pahitnya-jakarta-manisnya-semarang/#comment-369</guid>
		<description>Therry,&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Gak usah jauh2...di Bogor yg cuma beda 1 jam aja orang2nya masih lebih ramahlah dibanding dengan penduduk Jakarta. Fenomena hidup dikota besar mungkin rumusnya di-mana2 sama. Serba grasa-grusu, gak ada tata krama dan perilaku masyarakatnya cenderung menyebalkan. Yg sudah diatas melihatnya selalu keatas lagi, sementara yg dibawah terobsesi dengan kehidupa virtual yg banyak ditayangkan sinetron2 kita. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tapi aku perhatikan dinegara lain juga sama. Sebagai contoh di Kanada misalnya.  Kalau kita pergi di sekitar Vancouver, terlihat sekali orang2nya menjaga jarak dan strictly business. Tapi di kota kecil kalau kita belanja di Wall Mart pun kasirnya selalu dengan dengan ramah dan senyum terkembang menanyakan kabar kita meski sekedar  basa basi.  Tapi keramahan kota kecil seperti analogi teh pahit dan teh manis itu berlaku juga ditempat lain.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di Singapore orang2nya juga susah senyum. Lihat saja wajah2 bagai robot di MRT, hawker centres dsb. Kadang2 suka mikir...apa mereka berwajah lurus, kaku tanpa senyum itu karena sudah dari sononya atau kena virus manyun...hihihi!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Therry,</p>
<p>Gak usah jauh2&#8230;di Bogor yg cuma beda 1 jam aja orang2nya masih lebih ramahlah dibanding dengan penduduk Jakarta. Fenomena hidup dikota besar mungkin rumusnya di-mana2 sama. Serba grasa-grusu, gak ada tata krama dan perilaku masyarakatnya cenderung menyebalkan. Yg sudah diatas melihatnya selalu keatas lagi, sementara yg dibawah terobsesi dengan kehidupa virtual yg banyak ditayangkan sinetron2 kita. </p>
<p>Tapi aku perhatikan dinegara lain juga sama. Sebagai contoh di Kanada misalnya.  Kalau kita pergi di sekitar Vancouver, terlihat sekali orang2nya menjaga jarak dan strictly business. Tapi di kota kecil kalau kita belanja di Wall Mart pun kasirnya selalu dengan dengan ramah dan senyum terkembang menanyakan kabar kita meski sekedar  basa basi.  Tapi keramahan kota kecil seperti analogi teh pahit dan teh manis itu berlaku juga ditempat lain.</p>
<p>Di Singapore orang2nya juga susah senyum. Lihat saja wajah2 bagai robot di MRT, hawker centres dsb. Kadang2 suka mikir&#8230;apa mereka berwajah lurus, kaku tanpa senyum itu karena sudah dari sononya atau kena virus manyun&#8230;hihihi!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ika</title>
		<link>http://therrysays.com/2007/12/pahitnya-jakarta-manisnya-semarang/comment-page-1/#comment-367</link>
		<dc:creator>ika</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2008 02:16:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://therrysays.com/2007/12/26/pahitnya-jakarta-manisnya-semarang/#comment-367</guid>
		<description>saya dari lair ampe sekarang tinggal di semarang,,hehe ya sih yang mbak bilang ichu bechul sekali,,,wong2 semarang itu pancen enak2,,nyenengin,,kekeke that&#039;s why i don&#039;t even think about staying out of this town,,hihihi :D&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;selain itu makanan murah , saya yang cuman buruh pabrik ini makan siang paling2 cuman 2500-3000 udah komplit tuh (maksudnya nasi + sayur + tahu tempe).. :)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;selaen kota semarang nya sendiri mungkin perlu dicoba juga berwisata ke area semarang atas or kabupaten semarang yang banyak country view na..banyak bule2 demen jalan2 di persawahan,,hehe..udara juga bersih dan segar..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya dari lair ampe sekarang tinggal di semarang,,hehe ya sih yang mbak bilang ichu bechul sekali,,,wong2 semarang itu pancen enak2,,nyenengin,,kekeke that&#8217;s why i don&#8217;t even think about staying out of this town,,hihihi <img src='http://therrysays.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>selain itu makanan murah , saya yang cuman buruh pabrik ini makan siang paling2 cuman 2500-3000 udah komplit tuh (maksudnya nasi + sayur + tahu tempe).. <img src='http://therrysays.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>selaen kota semarang nya sendiri mungkin perlu dicoba juga berwisata ke area semarang atas or kabupaten semarang yang banyak country view na..banyak bule2 demen jalan2 di persawahan,,hehe..udara juga bersih dan segar..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Theresia</title>
		<link>http://therrysays.com/2007/12/pahitnya-jakarta-manisnya-semarang/comment-page-1/#comment-239</link>
		<dc:creator>Theresia</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Dec 2007 16:45:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://therrysays.com/2007/12/26/pahitnya-jakarta-manisnya-semarang/#comment-239</guid>
		<description>...and yet, it attracts people from all over the country as the city of opportunity...where there are so many jobs available for everyone on so many backgrounds!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;and yet, it attracts people from all over the country as the city of opportunity&#8230;where there are so many jobs available for everyone on so many backgrounds!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
